Skip to content

nikmat berjumpa dengan gagasan-gagasan besar

  • Home
  • Tentang Penulis
  • Toggle search form

Bukan Orang Kita

Posted on 3 January 202528 April 2026 By Budiman No Comments on Bukan Orang Kita

Ungkapan di atas adalah salah satu tajuk dalam buku otobiografi Ajip Rosidi yang super tebal (lebih dari 1250 halaman), Hidup Tanpa Ijazah. Dalam tajuk itu beliau menuliskan pengalaman  beliau pada tahun 1981 ketika mengusulkan kepada tokoh-tokoh teman seangkatan Sjafruddin Prawiranegara, yang saat itu bernaung di DDII, untuk membuat buku biografi Pak Sjafruddin. Usul yang dipandang penting karena ketokohan dari Pak Sjafruddin. Sjafruddin Prawiranegara merupakan Presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) kala agresi Belanda ke-2 1948. Usulan itu direspon dengan baik.

Selanjutnya dalam sebuah rapat diputuskan untuk menerbitkan dua buku terkait Pak Sjafruddin. Ajip mengusulkan seorang doktor, ahli sejarah dari Unpad guna menulis biografi Sjafruddin Prawiranegara. Salah seorang peserta rapat menolak dengan alasan, “Dia bukan orang kita”. Dalam benak, Ajip Rosidi bertanya apakah maksud “bukan orang kita”, apakah : bukan anggota Masjumi, atau bukan mantan mahasiswa yang dekat dengan keluarga besar Masjumi, bukan anggota PII atau yang terafiliasi. “Tapi dia ahli sejarah yang niscaya terlatih dalam pengumpulan data melalui penelitian dan lain-lain. Saya kira dia orang yang tepat.” Penolak tetap bergeming dengan pendapatnya. “Kalau dia dianggap bukan orang kita, bagaimana kalau saya menjamin bahwa pandangan keimanan dan keyakinan politik (“Ahli Sejarah”) tidak berbeda dengan kita ?”. Penolak tetap bergeming dengan pendapatnya.

Ujung kisah dalam tajuk ini menceritakan kegagalan penulisan biografi Pak Sjafruddin itu dengan beragam kendala teknis. Dalam tajuk yang lain, pada akhirnya Ajip Rosidi sendiri yang menggarap pada tahun 1986. Biografi itu berjudul, Sjafruddin Prawiranegara Lebih Takut Kepada Allah SWT.

Lintasan Pikiran

Post navigation

Previous Post: Antara Gelar dan Karakter
Next Post: Membabar Visi Sayyid Qutb tentang Manusia Fikrah

More Related Articles

Tanggung Jawab Moral dan Intelektual Lintasan Pikiran
Antara Gelar dan Karakter Lintasan Pikiran
Raksasa Jati dan Raksasa Pulo, Kisah Sebuah Waham Lintasan Pikiran
Silogisme Mematikan Lintasan Pikiran
Kunci Kepribadian, Refleksi Atas Seri Kejeniusan Karya Al-‘Aqqad Artikel
Ilmu : Transformasi Diri atau Komoditas Lintasan Pikiran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 nikmat berjumpa dengan gagasan-gagasan besar.

Powered by PressBook Blog WordPress theme